Rekomendasi Framework Javascript untuk Membuat Aplikasi GUI/Desktop

Rekomendasi Framework Javascript untuk Membuat Aplikasi GUI/Desktop

Admin
Admin・ 22 Februari 2022
6 min read ・ 831 views

Seiring perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, saat ini banyak bermunculan aplikasi-aplikasi baik itu jenis desktop maupun mobile. Umumnya, agar bisa membuat aplikasi desktop maka Anda membutuhkan aplikasi berupa framework tertentu. Salah satunya adalah jenis framework Javascript untuk membuat aplikasi GUI/Desktop.

Nantinya, menggunakan framework tersebut Anda akan bisa membuat sejumlah aplikasi penting di perangkat desktop. Sehingga aplikasi-aplikasi tersebut dapat diakses dan memiliki fungsi yang optimal sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Apa Itu Framework?

Sebelum membahas secara lebih rinci terkait framework JavaScript, mungkin masih banyak diantara Anda yang merasa kebingungan dengan istilah ini. Maka dari itu, terlebih dahulu akan diulas mengenai apa itu pengertian dari framework secara umum.

Framework merupakan suatu tools yang berisikan perintah-perintah dan juga fungsi dasar yang bisa digunakan untuk pembuatan website ataupun aplikasi. Sehingga proses pengembangan aplikasi tersebut bisa berjalan secara lebih baik dan juga terstruktur dan memudahkan dalam pengembangannya.

Singkatnya, frameworks adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk proses pembuatan ataupun pengembangan aplikasi atau perangkat lunak. Pada umumnya, suatu framework akan mendukung penggunaan bahasa pemrograman tertentu. Sehingga proses pengembangan aplikasi bisa lebih optimal menggunakan dukungan bahasa program tersebut.

Apa Itu Framework JavaScript?

Setelah mengetahui secara singkat tentang apa itu frameworks, kini Anda bisa mulai memahami apa itu frameworks JavaScript. Framework ini sebenarnya merupakan bentuk pengkhususan dari suatu framework dalam ranah penggunaan tertentu.

Framework JavaScript adalah suatu bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat situs atau aplikasi dengan menjadikan halaman-halamannya menjadi lebih dinamis dan interaktif. Sesuai namanya, frameworks ini membutuhkan pemahaman mengenai bahasa pemrograman JavaScript dalam proses pembuatan aplikasinya.

Maka dari itu, kalau Anda ingin membuat aplikasi menggunakan frameworks JavaScript, tentunya perlu memiliki pengetahuan seputar bahasa pemrograman tersebut. Semakin Anda menguasai bahasa program JavaScript, maka proses pembuatan aplikasi pun akan menjadi lebih lancar.

7 Framework Javascript untuk Membuat Aplikasi GUI/Desktop

Setelah memahami penjelasan singkat mengenai apa itu frameworks JavaScript, kini Anda pun perlu mengetahui jenis framework JavaScript. Saat ini ada banyak sekali jenis framework JavaScript yang populer digunakan pada developer.

Masing-masing developer umumnya memiliki preferensi tersendiri terhadap penggunaan suatu framework. Terlebih masing-masing jenis framework menawarkan keunggulan dan kekurangan dalam penggunaanya.

Secara umum ada cukup banyak jenis framework yang bisa digunakan untuk pengembangan aplikasi berbasis JavaScript. Sebagai informasi, berikut adalah beberapa rekomendasi pilihan jenis framework Javascript untuk membuat aplikasi GUI/Desktop yang populer digunakan.

1. Framework Javascript untuk Membuat Aplikasi GUI/Desktop: Electron

Salah satu jenis framework JavaScript yang cukup populer digunakan pada developer adalah Electron. Frameworks ini juga dikenal dengan sebutan Atom Shell dan merupakan jenis platform JavaScript yang dikembangkan oleh GitHub.

Framework Electron menggunakan Nodejs sebagai back end dan sebagai front end menggunakan Chromium. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Electron adalah dokumentasinya yang lengkap dan tersedia dalam berbagai bahasa. Termasuk salah satunya adalah bahasa Indonesia. Sehingga Anda bisa lebih mudah dalam menggunakan frameworks tersebut.

2. Framework JavaScript Meteor

Pilihan jenis framework JavaScript yang tidak kalah populer selanjutnya adalah Meteor. Pada awal pengembangannya, platform frameworks ini memiliki nama Skybreak. Kemudian pada bulan April 2012 yang lalu secara resmi berganti nama menjadi Meteor.

Frameworks ini dikembangkan oleh Meteor Development Group yang merupakan sebuah perusahaan rintisan yang diinkubasi oleh Y Combinator. Meteor adalah sebuah framework JavaScript yang bisa digunakan untuk membuat website, aplikasi mobile, dan bahkan juga aplikasi desktop.

3.Framework Vuido

Vuido menjadi rekomendasi pilihan jenis framework JavaScript yang tidak kalah populer berikutnya.  Platform Vuido merupakan jenis framework yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi Desktop yang berbasis Vue.js.

Salah satu keunggulan dari framework ini adalah fungsionalitas dalam proses pembuatan aplikasinya. Nantinya, aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan framework Vuido akan bisa berjalan diatas berbagai jenis sistem operasi.

Mulai dari Windows, OS X, dan bahkan juga bisa dijalankan pada sistem operasi Linux. Selain itu, untuk memudahkan penggunaan, Vuido juga menggunakan library Libui untuk membuat tampilan GUI. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan Anda dalam proses pembuatan aplikasi GUI atau desktop.

4. Proton Native

Proton Native adalah framework JavaScript yang dikembangkan oleh seorang developer bernama Gustav Hansen. Awal pengembangannya, Proton Native ini dikembangkang sebagai alternatif untuk framework Electron.

Sebagai salah satu framework Javascript untuk membuat aplikasi GUI/Desktop terbaik, Proton Native tentunya juga dilengkapi dengan sejumlah kelebihan. Salah satunya adalah framework ini menggunakan Widget Native dari sistem operasi yang digunakan.

Imbasnya, Proton Native tidak akan memerlukan Chromium seperti pada Electron sebagai komponen front end. Hal ini akan membuat Proton Native menjadi framework yang lebih ringan dan performanya tentu akan lebih baik bila dibandingkan dengan Electron.

5. Framework NW.js

Jenis framework JavScript yang tidak kalah populer digunakan adalah NW.js. Sebelumnya, platform ini dikenal dengan sebutan node-webkit. Framework ini juga menggunakan Nodejs sebagai bagian back end dan juga Chromium pada sisi front end.

Hal ini membuat framework ini agak mirip dengan Electron karena sama-sama membutuhkan Chromium sebagai eksekutor untuk tampilan front end. Jika Electron dikembangkan oleh GitHub, maka NW.js merupakan framework yang dikembangkan oleh perusahaan Intel.

6. Framework DeskGap

Kalau Anda mencari framework JavaScript yang tidak menggunakan Chromium, maka DeskGap merupakan salah satu alternatif terbaiknya. Alih-alih menggunakan Chromium, DeskGap ini menggunakan WebView untuk menampilkan HTML. Imbasnya, framework ini akan menjadi lebih ringan apabila dibandingkan dengan Electron dan performanya pun lebih optimal.

Meski menawarkan kecepatan performa yang optimal, namun framework ini juga tidak lepas dari adanya kekurangan. Beberapa jenis kekurangan yang dimiliki antara lain adalah masih terbatasnya jumlah platform yang didukung oleh DeskGap. Selain itu, ketika Anda menggunakan CSS terbaru, terkadang tampilan WebView masih belum mendukung tindakan tersebut.

7. Framework JavaScript Carlo

Carlo menjadi pilihan jenis framework berbasis JavaScript yang tidak kalah populer untuk digunakan. Sama seperti Electron, platform Carlo ini juga menggunakan Chrome dan Chromium sebagai eksekutor pada bagian sisi front end.

Hal yang membedakan antara Carlo dengan Electron adalah pada jenis Chromium yang digunakan. Pada framework Carlo akan menggunakan Google Chrome ataupun juga Chromium yang sudah terinstal di sistem operasi perangkat Anda.

Sedangkan pada Elektron akan membawa sendiri jenis Chromium di dalamnya sehingga membuatnya menjadi platform yang lebih berat. Electron memakan sekitar 130 MB untuk node_modules sedangkan Carlo hanya menghabiskan sekitar 2 MB saja.

Itulah pembahasan lengkap mengenai framework Javascript untuk membuat aplikasi GUI/Desktop yang perlu Anda ketahui. Kini dengan adanya pembahasan tersebut, Anda tidak perlu bingung lagi kalau ingin mencari framework terbaik untuk kebutuhan pengembangan aplikasi GUI maupun aplikasi Desktop.

Tinggalkan Komentar
Loading Comments